Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

PENGANTAR ILMU HUKUM

 Nama : Nadia Arkiang Prodi : PPKN Kelas/Semester : B/I Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Hukum Dosen Pembimbing : Didemus Dara Bali, SH., MH. Hari/Tanggal : Kamis, 30 Oktober 2025 KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang masih memberi kesehatan, sehingga saya dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah ini Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.                                   BAB 1                            PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Latar belakang masalahnya adalah karena hukum yang kompleks dan terhubung dengan berbagai aspek kehidupan, sehingga dibutuhkan pe...

MENJELASKAN PRINSIP-PRINSIP ANTI KORUPSI

 Nama : Nadia Arkiang Prodi/kelas :PPKn/B Tugas : pendidikan moral dan anti korupsi  Dosen : Murni,M.Pd. 1. PRINSIP AKUNTABILITAS Prinsip akuntabilitas adalah panduan untuk memastikan pertanggungjawaban, yang mencakup keterbukaan, objektivitas, kejujuran, dan integritas. Prinsip ini memastikan penggunaan sumber daya sesuai aturan, pencapaian tujuan yang ditetapkan, berorientasi pada hasil, serta adanya konsekuensi yang jelas atas tindakan yang dilakukan. Penerapan yang baik melibatkan komitmen pimpinan dan staf, serta sistem pelaporan yang jelas dan konsisten. Prinsip-prinsip utama akuntabilitas Keterbukaan: Informasi mengenai kinerja dan keputusan harus jelas dan mudah diakses oleh pihak yang berkepentingan.  Objektivitas: Penilaian kinerja harus didasarkan pada fakta dan data yang dapat diverifikasi.  Integritas dan kejujuran: Melibatkan komitmen dari pimpinan dan staf untuk mengelola organisasi dengan integritas tinggi dan selalu menjunjung nilai-nilai kejujuran....

MENJELASKAN PAHAM-PAHAM ALIRAN PENDIDIKAN

 Nama : Nadia Arkiang Prodi/kelas :PPKn/B Semester : I (Satu) Tugas : Landasan Pendidikan/tugas ke(5) Dosen : Murni M.PD. 1. ALIRAN EMPIRISME Aliran empirisme adalah aliran filsafat yang meyakini bahwa pengetahuan berasal dari pengalaman inderawi. Aliran ini menganggap akal hanya berperan mengolah informasi yang didapat dari panca indra, bukan sumber pengetahuan itu sendiri. Tokoh-tokoh utamanya antara lain John Locke, George Berkeley, dan David Hume. Ajaran pokok aliran empirisme dalam pendidikan: Pengalaman adalah sumber pengetahuan: Segala ide dan gagasan terbentuk dari abstraksi pengalaman. Pengetahuan berasal dari indra: Pengetahuan tidak mungkin ada tanpa pengalaman indrawi. Akal budi bertugas mengolah bahan yang diperoleh dari pengalaman. Peran pendidik: Pendidik berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang ideal agar peserta didik dapat menyerap pendidikan sebagai pengalaman. Pengetahuan empiris: Pengetahuan yang didapatkan melalui pengalaman dan observasi bersifat em...

NORMA SEBAGAI PERLINDUNGAN KEPENTINGAN MANUSIA

 Nama: Nadia Arkiang Prodi : Pkn Kelas/ smester: B/ 1 Tugas : Makala norma sebagai perlindungan kepentingan manusia NORMA SEBAGAI PERLINDUNGAN KEPENTINGAN MANUSIA KATA PENGANTAR      Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah swt. Atas rahmatnya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makala yang berjudul norma sebagai perlindungan kepentingan manusia                            BAB l                    PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG kebutuhan untuk mencegah konflik dan menciptakan keteraturan dalam masyarakat. Tanpa norma, kepentingan individu bisa saling bertabrakan dan munculnya konflik sering terjadi. Norma berfungsi sebagai panduan perilaku yang memastikan keharmonisan, keamanan, dan ketertiban, sekaligus melindungi hak-hak individu, terutama pihak yang lebih lemah. B. RUMUSAN MASALAH a. Pengertian norma b. Fungsi norma c. Tujuan norma d...

PISIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN

Oktober 14, 2025 Nama : Nadia Arkiang Prodi : PPKn Kelas : B Matkul : psikologi pendidikan dan bimbingan  Dosen : Hadi A.A.kammis SH.M Pd. 1. PENDAHULUAN a. Pengertian teori sosial kongnitif Sosial kognitif adalah studi tentang bagaimana individu memproses, menyimpan, dan menerapkan informasi tentang orang lain dan situasi sosial. Teori ini, yang paling dikenal melalui Teori Kognitif Sosial oleh Albert Bandura, menekankan bahwa orang belajar melalui pengamatan orang lain, interaksi dengan lingkungan, dan pengalaman langsung, bukan hanya melalui penguatan (seperti imbalan dan hukuman). b. Toko utama sosial kongnitif Tokoh utama teori kognitif sosial adalah Albert Bandura, yang menekankan bahwa individu belajar melalui observasi (peniruan) terhadap orang lain dalam konteks sosial. Konsep kunci lainnya meliputi determinisme timbal balik (saling pengaruh antara faktor personal, perilaku, dan lingkungan), pembelajaran observasional, dan efikasi diri (keyakinan individu terhadap kemampua...

LANDASAN PENDIDIKAN

Nama : Nadia Arkiang  Prodi : PPKn Kelas : B Matkul : Landasan Pendidikan  Semester : I Dosen : Murni M.PD. 1. LANDASAN SEJARAH Landasan sejarah adalah fakta-fakta atau pengalaman dari masa lampau yang dijadikan dasar atau acuan untuk memahami, mengembangkan, atau mengevaluasi suatu bidang, seperti pendidikan. Landasan ini membantu kita memetik pelajaran dari kejadian di masa lalu, baik yang baik maupun buruk, untuk membentuk kebijakan, kurikulum, atau praktik di masa kini dan masa depan. Ciri-ciri Landasan Sejarah: Faktual dan Berbasis Bukti: Landasan sejarah mengacu pada peristiwa dan fakta yang telah terjadi di masa lalu, yang dapat diverifikasi melalui studi sumber-sumber sejarah.  Memberi Arahan dan Acuan: Dengan mempelajari sejarah, kita dapat memperoleh pandangan tentang konsep, teori, dan praktik-praktik dari masa lampau untuk digunakan sebagai pedoman di masa kini dan mendatang.  Mengakomodasi Perubahan dan Masa Depan: Memahami sejarah membantu kita untuk me...

Perkembangan Moral dan Spiritual

  Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Nama: Nadia Arkiang Prodi: PPKn.B Mata Kuliah: Psikologi Pendidikan Dan Bimbingan Perkembangan Moral Dan Spiritual A. Definisi perkembangan moral dah spiritual 1. Perkembangan moral       Perkembangan moral memiliki dua dimensi: dimensi intrapersonal, yang mencakup nilai dasar dan makna diri seseorang, dan dimensi interpersonal, yang mencakup apa yang seharusnya dilakukan seseorang saat berinteraksi dengan orang lain (Zain, 2021).         Etimologi moral berasal dari kata latin mos, moris, yang berarti adat-istiadat, kebiasaan, cara, atau tingkah laku, dan mores, yang berarti tabiat, watak, atau akhlak. Menurut Runes (2022) secara terminologi, moral adalah hal yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan yang baik sebagai kewajiban atau norma. Atkinson mengatakan moral adalah pandangan tentang apa yang baik dan buruk, benar dan salah, serta kemampuan dan kesalahan. Kemampuan untuk menerima dan menerapkan p...